Minggu, 01 April 2012

definisi pernikahan sehat ( Menurut IKM )


Pernikahan yang sehat adalah pernikahan yang sah, pada saat dibangun hubungan tersebut sesuai dengan syarat-syarat sahnya dilakukannya sebuah pernikahan (baik dari segi agama maupun negara), dibangun atas dasar saling mencintai dan melengkapi, dengan komitmen yang saling dijaga dan dipenuhi,  serta direstui oleh berbagai pihak. Terdiri dari satu laki-laki dan satu perempuan yang sudah memenuhi syarat-syarat pernikahan, mmpu menciptakan keluarga yang sehat (baik moral, spiritual, maupun sosial), serta terciptanya keturunan2 yang berkualitas dari hubungan tersebut.
 Dan dalam pernikahan tersebut mampu memenuhi indikator pernikahan yang sehat yaitu,
1. Dasar hubungan yang kuat - Dalam sebuah pernikahan tak hanya diperlukan perasaan cinta yang kuat saja, akan tetapi dasar hubungan atau relasi teman yang kuat. Pasangan merupakan rekan hidup yang setara dalam pernikahan. Sebagaimana seorang teman, anda juga perlu mendukung serta mencintai pasangan anda, membantu dia untuk bangkit kembali ketika terjatuh, serta bersama-sama mencapai tujuan yang dicita-citakan.

2. Komunikasi yang baik - Pernikahan sehat memiliki indikator komunikasi yang berjalan dengan mulus dan lancar antara pasangan suami istri. Tak jarang dalam menjalani hubungan, kedua pihak tidak memiliki kesepahaman, akan tetapi dengan melakukan komunikasi yang baik akan menciptakan jalan tengah yang dapat ditolerir oleh kedua belah pihak.

3.
pernikahan dipenuhi senyum, canda dan tawa Salah satu indikator yang menandakan bahwa pernikahan yang anda jalani tersebut berada dalam kondisi sehat ialah senyuman dan canda tawa. Apabila pasangan suami istri selalu berbagi rasa senang, bahagia, dan tertawa bersama, maka hubungan yang dibangun pastilah kuat. Di lain pihak jika kedua belah pihak tidak lagi mampu saling berbagi perasaan bahagia serta senda gurau, maka boleh dikatakan bahwa pernikahan mereka  tidak sehat atau sedang menghadapi permasalahan.

4. Menangani masalah dengan baik - Cara pasangan suami istri menangani masalah yang pasti akan menerjang dalam kehidupan rumah tangga mereka juga merupakan indikator apakah suatu pernikahan itu sehat
. Apabila suami istri dapat menyelesaikan masalah dengan melakukan kompromi atau mencari jalan tengah demi kepentingan bersama tanpa menyepelekan kepentingan pribadi pasangan, maka dapat dikatakan bahwa pernikahan mereka masih dalam kondisi sehat. Di lain pihak, apabila suami maupun istri hanya mementingkan kepentingan pribadi masing-masing dan mulai memaksakan kehendak, maka pernikahan yang dijalani tersebut boleh dikatakan sedang bermasalah.

5. Melakukan aktifitas bersama - Boleh saja pasangan suami istri tidak meiliki hobi yang sama, akan tetapi jika kedua belah pihak dapat saling memahami dan bahkan memberikan diri untuk ikut serta dalam aktifitas bersama pasangan yang dicintainya, maka mereka berdua memang menjalani pernikahan sehat. Di samping itu, aktifitas yang dilakukan bersama akan membawa hubungan pasangan suami istri menjadi lebih dekat lagi.

1 komentar: